Jika Anda di warnet apa yang Anda lakukan?, ngecek email, update status di Facebook, main game online, hmm semuanya menyenangkan, bagaimana dengan nge-blog?. Bagi sebagian orang menulis mungkin kegiatan yang tak begitu menyenangkan, tetapi bagi sebagian lagi jadi penulis bisa membuat ketagihan. Saya sendiri sejak kecil sama sekali tidak menyukai yang namanya pelajaran mengarang, tapi begitu mengenal blog kok rasanya jadi pingin nulis terus ya?. Alasannya? apa ya, mungkin pengakuan diri, menambah ilmu, mendapat teman, atau menjadi ajang pelarian dari dunia nyata. (Postingan ini sekaligus memenuhi janji saya kepada seorang teman semasa SMA).
Untuk membuat blog kita harus mengerti konsep dari blog yang akan kita buat. Berikut berbagai jenis blog yang saya susun sendiri:
1. Personal Blog
Memang pada dasarnya blog adalah sebuah jurnal yang bisa dilihat oleh siapa saja. Seperti diary pribadi, bedanya jika diary tidak boleh dilihat oleh siapa maka blog bisa dilihat oleh siapapun yang ada di dunia ini. Isinya?, ya cerita kehidupan kita, segala keluh kesah, ataupun apapun yang terlintas di pikiran kita. Bahkan ada banyak artis yang memiliki blog jenis ini. Contoh: Dian Sastro, Wulan Guritno, Maia, Hermawan Kartajaya, bahkan Yusril Ihza Mahendra
2. Blog Hobi
Jika Anda mempunyai hobi yang menarik bisa jadi Anda ingin untuk men-share-nya. Blog bisa jadi option sebagai media sharing, atau bisa menambah pengetahuan Anda sendiri. Hobi apapun boleh, hobi foto, hobi masak, atau hobi memelihara binatang. Contoh: Dapur Cantik, & Jagat Fotografi
3. Technologial Blog
Blog jenis ini umumnya berisi berbagai perkembangan informasi seputar dunia Iptek, khususnya seputar dunia komputer dan internet. Membuat blog seperti ini susah susah gampang, soalnya biasanya sumber perkembangan dunia komputer mungkin hanya 20-30 hal yang baru saja setiap hari. Dan semuanya itu akan dilahap habis oleh para blogger lainnya untuk dibahas dan didiskusikan. Gampangnya, ada begitu banyak bahan yang sudah ada dan diulas kembali atau bagi sebagian orang jalan singkatnya dengan copas (copy-paste).Contoh technology blog: Maseko, Restava & Muwahhidin Firdaus
4. Educational Blog
Blog pendidikan biasanya dimiliki oleh para guru atau dosen, sebagai refleksi hasil pengajaran yang ada di lingkungan belajar. Atau sharing tentang ilmu-ilmu terbaru yang menarik orang. Contoh: Pak Wir & Dongeng Geologi
5. Money making blog
Jika Anda tahu bagaimana cara yang tepat untuk berurusan dengan Internet, maka dunia virtual ini dapat memberikan pendapatan yang cukup menjanjikan. Mulai dari pendapatan cuma 10 ribu sebulan sampai 100 juta rupiah sebulan bisa didapat cuma dengan meluangkan waktu di Internet selama 1-2 jam sehari. Tapi bagi para pemula (seperti saya), pendapatan selangit mungkin akan didapat jika telah berpengalaman di bidang ini paling tidak beberapa tahun. Karena diperlukan pengetahuan tentang programming, web design, dan seluk beluk web promoting untuk ahli di bidang ini.
6. News Blog
Biasanya berisi tentang berita heboh yang terjadi hari itu, dan akan dikunjungi banyak sekali pengunjung tetapi dalam waktu singkat saja. Blog jenis ini yang paling banyak artikel yang hanya copas dari blog lain.
Setelah Anda sudah menentukan jenis blog apa yang akan Anda buat sekarang saatnya untuk menentukan platform blog yang akan dipakai.
1. WordPress.com
Jika anda hanya ingin nge-blog saja maka WordPress.com adalah pilihan yang tepat. Berbagai kelebihan sudah ditawarkan oleh WordPress, mulai dari sistem WYSIWIG (What You See Is What You Get) yang lebih baik, perlindungan komentar spam yang sudah ada secara otomatis, sampai manajemen dashboard yang memiliki interface yang friendly. Tetapi karena dihosting gratisan, maka kita harus mematuhi batasan-batasan yang telah ditetapkan oleh pihak WordPress.com. Seperti tidak diperbolehkannya menampilkan javascript atau iframe, tidak diperbolehkan meredirect traffic ke halaman iklan, serta pemilihan template design yang terbatas.
2. Blogspot.com
Platform blog ini dimiliki oleh Google dan seperti WordPress, di Blogspot interfacenya pun cukup friendly, ditambah lagi setiap halaman blog-mu akan pasti terindeks dengan baik oleh Google. Di Blogspot, Anda bebas untuk memberi iklan ataupun javascript. Kebijakan ini mungkin disebabkan agar Google Adsense bisa memiliki ruang marketing setelah WordPress.com tidak memperbolehkannya. Kekurangannya, adalah Editor yang agak kurang baik dan juga manajemen spam yang kurang.
3. WordPress.org
WordPress.org berbeda dengan WordPress.com, meski sama-sama memiliki platform yang sama. Yang menjadi perbedaan adalah Anda meng-hostingnya sendiri, bukan ikut dalam hosting gratis. Karena di-hosting sendiri, Anda diberi kebebasan untuk melakukan apapun pada WordPress. Dengan cara memberikan plugin-plugin yang bisa didapat dari situs WordPress.org. Plugin-plugin di WordPress memiliki sifat yang sama dengan Addons di Firefox, plugin-plugin ini bisa membuat blog Anda akan tampak sangat berbeda antara satu dan yang lainnya. Dan seperti di Firefox, “sky is the limit” dalam pemakaian plugin (mungkin tetap dibatasi oleh core dari wordpress itu sendiri ya). Tetapi karena juga di-hosting sendiri, maka Anda harus memiliki pengetahuan dasar tentang webhost.
4. Multiply
Untuk yang ini saya tidak bisa berbicara banyak karena jujur saja, saya belum pernah memakai multiply.
5. TypePad
Sama seperti multiply, saya belum pernah memakai TypePad. Jadinya tidak bisa berkomentar apa-apa.
Hmm, mungkin hanya itu yang bisa saya bahas mengingat saya sendiri masih dalam taraf belajar. Blog saya sendiri juga memakai platform WordPress dan konsepnya sendiri adalah blog teknologi (meski masih agak gado-gado). Nah bagaimana dengan Anda, sudah siapkah masuk ke dunia Blogsphere?. Jika Dian Sastro saja nge-blog masak Anda tidak.

